Selamat jalan Tuan Guru.
Seperti yang lain Tuan pun pergi.
Meninggalkan aku yang tertatih.
Menyeret langkah mengeja jejakmu.
Seperti yang lain Tuan pun pergi.
Meninggalkan aku yang tertatih.
Menyeret langkah mengeja jejakmu.
Tapi rasanya tak perlu ada air mata.
Karena bagi Tuan tak soal bagaimana kematian itu datang.
Selama Cinta masih bertahta dalam jiwa.
Merona dalam raga menggema dengan kata-kata.
Karena bagi Tuan tak soal bagaimana kematian itu datang.
Selama Cinta masih bertahta dalam jiwa.
Merona dalam raga menggema dengan kata-kata.
Maka kupaksakan hatiku memahami Rumi;
Kematian adalah jembatan yang menghubungkan orang yang mencintai
Kematian adalah jembatan yang menghubungkan orang yang mencintai
dengan yang dicintainya
