Pengertian Orientalisme - Saungpikir

Friday, October 29, 2021

Pengertian Orientalisme

 Wahyu Bhekti Prasojo

Secara bahasa, orientalis dan orientalisme diambil dari kata  oriental yang  berasal dari kata benda dalam bahasa Inggris yang artinya orang timur / Asia atau bersifat timur atau ketimuran.[1]  Dalam Collins Cobuild Essential English Dictionary oriental diartikan something that is oriental cames from or is associated with eastern and sub-eastern Asia. [2] Apabila disebut  oriental civilization,  maka mengandung pengertian  tamaddun (peradaban) timur.

Secara geografis, makna kata ini mengarah pada negeri-negeri belahan timur, sebagai arah terbitnya matahari dan secara etnologis berarti bangsa-bangsa timur. Secara luas kata orient juga berarti negeri-negeri itu terentang dari kawasan timur dekat, yang meliputi Turki dan sekitarnya hingga timur jauh yang meliputi Jepang, Korea dan Indonesia, dan dari selatan hingga republik-republik muslim bekas Uni Soviet serta kawasan Timur Tengah hingga Afrika Utara. Lawan dari kata orient  adalah  occident  yang berarti  negeri barat; sedang occidental berarti yang berhubungan dengan barat.[3] Namun, berbeda dengan orientalisme, occidentalisme hampir tidak pernah disebut, karena bukan merupakan suatu keahlian khusus dalam disiplin ilmu-ilmu.[4]

Sedangkan kata isme dalam bahasa Inggris: ism yang berarti aliran.[5] Oleh karena itu, secara etimologis orientalisme dapat diartikan sebagai ilmu tentang ketimuran atau studi tentang dunia timur. Jadi Orientalisme bermakna suatu faham atau aliran, yang berkeinginan menyelidiki hal-hal yang berkaitan dengan bangsa-bangsa di timur beserta lingkungannya.[6]

Orientalis berasal dari bahasa Inggris  orientalist  yang mengandung pengertian orang yang mempelajari seni, bahasa dan lain-lain yang berkenaan dengan negara-negara Timur. Jadi orientalisme adalah paham tentang ketimuran, sedangkan orientalis adalah orang yang melakukan studi ketimuran atau yang membawa paham tersebut.

Secara terminologis, orientalis adalah sifat umum nama pelaku atau ahli-ahli ketimuran, artinya dalam beberapa hal siapapun orangnya apakah ia muslim atau non-muslim, apabila ia telah luas pengetahuannya tentang ketimuran, maka ia sering dikategorikan secara langsung sebagai orientalis.

Daftar  Pustaka

Echols, John M. & Hassan Shadily, Kamus Inggris Indonesia, (Jakarta, Gramedia, 2010).

Fox, Gwyneth   (Editor), Collins Cobuild Essential English Dictionary, (London, HarperCollins Publishers, 1994)
.

Sou’yb, Joesoef , Orientalisme dan Islam, (Jakarta, Bulan Bintang, 1985).



[1] John M.Echols & Hassan Shadily, Kamus Inggris Indonesia, (Jakarta, Gramedia, 2010), hlm. 408.

[2] Gwyneth  Fox (Editor), Collins Cobuild Essential English Dictionary, (London, HarperCollins Publishers, 1994)p.555.

[3] John M.Echols & Hassan Shadily, op.cit, hlm.401

[4] Joesoef Sou’yb, Orientalisme dan Islam, (Jakarta, Bulan Bintang, 1985),hlm.1

[5] John M.Echols & Hassan Shadily, ibid, hlm.322.

[6] Joesoef Sou’yb, loc.cit, hlm.1.

Comments


EmoticonEmoticon