Apakah Engkau Melihat Kita Berjumpa - Saungpikir

Saturday, November 20, 2021

Apakah Engkau Melihat Kita Berjumpa

 



Aminah Quthb (1927 - 2007)


Mungkinkah kita akan bertemu lagi?

Ataukah hanya bertemu di alam fatamorgana?

Lalu (bayanganmu) berpaling, dan sedikit demi sedikit sirna

Berubah menjadi kenangan yang menyiksa


Hatiku selalu bertanya

Hari-hari begitu panjang, setelah engkau berpulang

Tiba-tiba bayanganmu menatap, tersenyum

Seakan-akan kudengar jawaban


Mengapa kita tak berjalan bersama

Bergandengan tangan menegakkan kebenaran

Agar kembali kebaikan di bumi


Lalu kita pergi, meniti jalan berduri

Meninggalkan semua ambisi kita

Mengubur hasrat jarak ke dalam diri

Dan kita bertahan dengan keikhlasan

Hanya berharap pahala-Nya


*Aminah Quthb adalah anak ketiga dari 4 bersaudara Quthb, Sayyid (1906-1967), Muhammad (1919-2014) dan Halidah (1937-2012). Puisi ini ditulis Aminah mengantar kepergian suaminya, Kamaluddin As Sananiry, yang gugur dalam penjara militer Mesir pada 1981. Padahal selama sekitar 25 tahun pernikahan, mereka hanya sempat tinggal bersama sekitar 6 atau 7 tahun saja. 

Comments


EmoticonEmoticon